Travelling

Catatan Perjalanan Saya ke Yogyakarta dengan Budget 500 ribu


Reward 1 year service

Alhamdulillah, setahun sudah saya bekerja di Jakarta, rindu ke Batam? Masih, jadi jangan ditanya. Tapi saya harus bisa berkomitmen pada diri saya sendiri tentang mengapa saya kembali ke pulau Jawa.

Selain keluarga, ada beberapa tempat yang ngidam banget buat saya datangi, salah satunya ya Yogyakarta ini. Maka di perayaan 1 tahun bekerja kali ini, saya bulatkan tekad untuk pergi ke Yogya

Unplanned Travel

Mau ngapain kamu ke Yogya? Pokoknya ke yogya aja! Saya hanya 2 hari 1 malam saja disana, budget yang saya anggarkan memang hanya 500ribu, dan saya termasuk manusia taat pada budget, maka perjalanan kali ini saya hanya memakai dana 400 ribu saja. Taraa…

Stasiun Pasar Senen

P_20180410_063256.jpg
Bagian Dalam Stasiun Pasar Senen

Selasa pagi, 10 April 2018 saya melaju dengan metromini ke Stasiun Pasar Senen. Kereta dari Pasar Senen menuju Stasiun Tugu Yogyakarta adalah jalur kereta termurah yang bisa saya dapatkan, perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta sendiri memakan waktu 8 jam, saya sempat skeptis : Apa? 8 Jam! Tanpa makanan? Tanpa Jeda?

Perjalanan Kereta Jakarta – Yogyakarta

 

Depo Kereta Stasiun Jatinegara
Depo Kereta Stasiun Jatinegara

Kereta yang saya naiki adalah kereta Gajah Wong, ini kereta jarak jauh pertama sepanjang sejarah bagi saya. Kereta berhenti di stasiun Bekasi, Cikampek, Cirebon dan beberapa stasiun di Yogyakarta.

P_20180410_074540_HDR.jpg
Area pesawahan di daerah Cikampek

Ternyata perjalanan tidak membosankan, karena di sepanjang jalan disuguhi pemandangan yang menarik. Salah satunya ya areal pesawahan di Cikampek. Saya sangan tertarik melihat kehidupan manusia di jam kerja πŸ˜€ sebagai karyawan yang terjebak 8 jam lamanya di meja kantor, melihat kehidupan mereka yang bebas di sawah, di sekolah, di pasar, di jalan, adalah hal yang begitu menarik, setidaknya saya bsia bilang : “Oh ternyata, kegiatan orang-orang di jam kerja itu seperti ini” karena ya, saya cuma bisa berhadapan dengan laptop saja biasanya.

P_20180410_093729.jpg
Mesjid di daerah Cirebon

Menjelang jam 10 kita sudah sampai Cirebon, saya sudah lama juga ingin berziarah ke Cirebon, berkunjung ke keraton Cirebon dan Makam Sunan Gunung Jati disini. Di Cirebon juga terdapat Pabrik Gula yang masih beroperasi dari zaman Belanda bernama pabrik gula karang suwung.

P_20180410_105320.jpg
Pemandangan di Bumi Ayu

Indonesia begitu teduh jika melihat pesawahan yang luas membentang sepanjang perjalanan. Saya jadi rindu sama suasana kampung di zaman dulu, pepohonan yang rindang, pesawahan yang luas, wangi sawah, air yang jernih, sayang, kampung saya tergerus pembangunan dan pemandangan seperti ini sudah tidak bisa kami nikmati setiap hari lagi.

P_20180410_110938.jpg
Area pesawahan Pantura

Kami masih di perjalanan kereta, ada beberapa rel yang begitu sepi dari perumahan penduduk, di kanan kiri adalah hutan. Saya ko jadi ngeri sendiri πŸ˜€ kalau ada apa-apa kan jauh dari mana-mana.

P_20180410_111654.jpg
Area pesawahan di Jawa Tengah

Begitulah perjalanan yang meneduhkan ini, di Stasiun Perwokerto para perokok turun dari kereta, ternyata kereta berhenti agak lama, sekitar 10 menit. Lebih lama daripada sewaktu di Cirebon, mereka menggunakannya untuk merokok. Ternyata sudah faham lah orang-orang yang sering menaiki kereta.

P_20180410_145746.jpg
Stasiun Yogyakarta

Akhirnya sampailah kita di Yogya jam 3 sore. Ternyata perjalanan 8 jam itu tidak semengerikan yang saya bayangkan, saya masih punya tenaga untuk melanjutkan perjalanan sore ini. Apalagi sepanjang jalan ada pemandangan yang ciamik, disertai pemandangan kereta yang unik dan jembatan-jembatan di sungai yang memukau.

Setelah beristirahat sejenak, makan dan shalat, saya pun sudah mengatur jadwal untuk menyewa motor di Yogya ini, sore itu saya langsung melanjutkan perjalanan ke Prambanan.

P_20180410_165249_BF.jpg
Saya di Candi Prambanan

Pemandangan yang saya idamkan itu adalah kemegahan seperti saat pertama kali lihat al-masthuriyah di masa kecil πŸ˜€ sesederhana itu kah? I need something big! batin saya, setahun di Jakarta tanpa pernah pergi ke luar kota kecuali Bandung dan Sukabumi menuntut saya untuk berekspektasi tinggi saat ke Yogya. Hehe. Target saya hanya satu sebenarnya : Melihat Borobudur.

P_20180410_165420.jpg
Candi Loro Jonggrang dari dekat

Ternyata benar, Prambanan dan Loro Jonggrang ini pertama saya kenal dari sebuah komik saat saya kecil, katanya ada ribuan candi disana. Well, ada banyak memang πŸ™‚ Tapi kata para ahli, candi disini perlu waktu sampai ratusan tahun untuk membangunnya, bukan semalam seperti dongeng Bandung Bondowoso.

Berikut adalah beberapa foto di Candi Prambanan :

P_20180410_165834.jpg
Arca terbesar di Candi Prambanan, tingginya sekitar 3 meter, gelap didalam
P_20180410_170026.jpg
Salah satu relief di Candi Prambanan
P_20180410_170246.jpg
Reruntuhan di sekitar prambanan
P_20180410_170301.jpg
Prambanan dari dekat
P_20180410_170908.jpg
Komplek Candi Prambanan
P_20180410_171551_BF.jpg
Selfie!
P_20180410_172149.jpg
Senja di Prambanan
P_20180410_173145.jpg
Candi Lumbung, masih di komplek Prambanan
P_20180410_173457.jpg
Candi Sewu, masih di komplek Prambanan

Malam pun tiba, saya segera ke pulang ke penginapan. Setelah sejenak makan dan istirahat jam 9 malam saya keluar lagi karena penasaran dengan Malioboro. Sebenernya males banget, udah capek karena perjalanan seharian, tapi kapan lagi? Maka saya paksakan lah kaki melangkah ke Malioboro, pengen tahu seperti apa itu Malioboro yang sering orang sebut-sebut, inilah penampakannya :

P_20180410_215844.jpg
Selfie, ga afdhol kayanya kalau ga difoto disini
P_20180410_220544.jpg
Pasangan pengamen tunanetra di Malioboro
P_20180410_224117.jpg
Lapangan besar di depan istana kesultanan
P_20180410_223253.jpg
Suasana di nol kilometer yogyakarta
P_20180410_223019.jpg
Ramai banget, padahal ini bukan weekend

Jam 11 saya pulang, cukup sudah perjalanan di Malioboro malam ini. Tidak lupa beli oleh-oleh untuk keluarga di rumah : Brem! Tapi ternyata, pas besoknya saya ke Borobodur, disana diobral jauh lebih murah! bedanya? 3X lipat -_-” yaah… tapi tak apalah πŸ˜€

p_20180411_073118_bf.jpg
Ngopi pagi di penginapan

Penginapan yang saya pilih murah saja, 50ribu semalam, sekamar ada 4 kasur. Plus di kasih sarapan gratis, kopi dan wifi. Saya hanya menginap semalam, ada yang nginep juga sekamar disitu sudah sepekan katanya di Yogya, saya yang cuma dua hari? hmmm

P_20180411_093956.jpg
Ranjang di Penginapan

Buat sharing informasi, biaya sewa motor di Yogya itu Rp.60 ribu, syaratnya cuma harus menitipkan 3 dokumen asli saja, KTP salah satunya, sementara untuk masuk ke Prambanan, kita harus merogoh budget 40ribu rupiah. Prambanan, Borobudur dan beberapa Candi disekitarnya memang sudah di kelola secara professional sekarang.

P_20180411_093925.jpg
Kwitansi Penyewaan Motor
P_20180411_093935.jpg
Kwitansi Prambanan

Jam 10 pagi saya memacu motor saya menembus yogya dan kembali ke Jawa Tengah untuk berkunjung ke Borobudur di Magelang.

P_20180411_103339.jpg
Perbatasan Yogya – Magelang

Mengingat saya yang sudah hampir over budget, saya sempat ragu untuk masuk Borobudur. Saya bilang ke istri saya, sudah lah tak apa! Saya sudah cukup lihat Borobudur dari luar saja, iya, gede ternyata! Hehe, raja ngirit emang!

Sebelumnya saya nyoba tuh ke Belakang Borobudur, mau lihat lokasi puthuk setumbu, serius jalanannya masih desa begitu ramai sejak dinihari? Jadinya saya putar balik saja, sepi dan khawatir ada kenapa-kenapa di jalan, bisa telat ke Jakarta saya! Saya pun menikmati mie ayam dulu saja, itung-itung makan siang.

P_20180411_112328.jpg
Harga mi ayam dan jajanan disini, masih murah!

Dengan keyakinan dari istri saya yang udah setengah maksa, ngapain ke Yogya kalau emang ga niat kaya gitu, akhirnya saya masuk. Dan beginilah nampaknya Borobudur itu :

P_20180411_123625_BF.jpg
gerbang masuk Borobudur
P_20180411_123748_HDR.jpg
Dari gerbang masuk, jalan kaki sekitar 1KM menuju Candi
P_20180411_124620_BF.jpg
Gerbang masuk candi, jurus irit no.126 : Bawa payung sendiriΒ 
P_20180411_125207.jpg
Pemandangan dari atas candi
P_20180411_125214.jpg
Taman di pelataran candi
P_20180411_125433.jpg
Relief di Borobudur, ini maksudnya apa?
P_20180411_125844_BF.jpg
Selfie!
P_20180411_130605.jpg
Pemandangan dari atas Candi, kalau pagi seger bener dah!
P_20180411_131225.jpg
Beberapa batu memang sudah tidak asli lagi
P_20180411_131941.jpg
Pagar dan selasar di Borobudur, setiap gang suka ada yang selfie
P_20180411_132516_BF.jpg
Berhasil kesini!
P_20180411_133913_BF.jpg
Stukpa Borobudur paling atas

P_20180411_134540.jpg

P_20180411_133935.jpg
Top to Down!
P_20180411_140347.jpg
See you again Borobudur!

Well jam 2 saya sudah pulang lagi mengejar kereta jam 5 sore dari stasiun Tugu. Tapi tunggu! Ternyata di Borobudur ada hiburan baru, ada museum juga dan ada pasar merchandise juga!

P_20180411_143619
terapi ikan! Geli sekaligus sakit, kenain wajah sekalian, biar bersih!

Tarif Terapi Ikan

P_20180411_145841.jpg
Antefix dari Borobudur
P_20180411_145540.jpg
kondisi borobudur saat pertama kali ditemukan
P_20180411_145514.jpg
koleksi museum borobudur

usai sudah perjalanan saya di Yogya kali ini, saya segera meluncur ke Stasiun, saya sengaja memilih jalur lain saat kembali ke stasiun, melewati sebuah bendungan dan area pesawahan yang memukau.

P_20180411_153931
Sebuah danau di Yogya

Stasiun Yogya, saatnya pulang

Menyiasati Hape Mati Di Jalan

Sempat terjadi degdegan moment saat sampai stasiun handphone mati, saya tidak tahu jalan, google maps otomatis tidak bisa diakses dan bagaimana cara saya menghubungi penyewa motor? Well, untungnya dengan setia penyewa motor sudah nunggu di point yang diinformasikan.

Masalah selanjutnya adalah, saya tidak hafal kode booking dan hape saya mati, lalu bagaimana cara saya memprint etiket? Saya pun menitip KTP di penjaga masuk stasiun, masuk stasiun, mengecash hape lalu keluar lagi untuk memprint tiket lalu masuk lagi -_-

Sempet degdegan karena sepanjang jalan pulang hujan deras, bagaimana kalau kereta tergelincir? Ah, saya mah suka mudah panikan begitu. Alhamdulillah perjalanan lancar, terima kasih Ya Rabb… untuk pengalaman menyenangkan 2 hari ini di Yogyakarta.

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.