Era Tinggal di Jakarta (2017- ...)

Cerita Harian 93 : Sebuah Anomali


Jum’at, 3 Jumadil Akhirah 1440H(8 Feb 19)

Matahari jum’at bersinar pelan, sudah sepekan tak tentu arah saja di buatnya. Rumah ini banyak semutnya, sarangnya di rumah tetangga, bikin handuk jadi banyak semutnya, sisa makanan di kerubutin semut, di tempat tidur ada semut, di dapur, makan beras… ya semut disini makan beras! Bukan hanya nasi! Dan sakitnya lagi kalau sudah di sengat sangat sakit rasanya, seperti ada racunnya.

Tapi bekerja dengan semangat, 7 kurang 5 sudah berangkat cuma sampe tetep saja jam 08.20 #tepokmuka

Ikan Cupang

Saya punya ikan cupang, sekitar september saya beli. Usianya panjang memang, sudah 3 bulan sendirian merasa kasihan saya pun beli ikan ceweknya, lagi hamil. Eh kawin terus, sekalinya disatuin udah 3 kali mah kawin, lalu telurnya keluar dan ternyata benar! Telurnya di makan! Telurnya berjatuhan diantara batu-batu di akuarium.

Dan kasihan juga, ceweknya siripnya sampai rusak, berantakan dan copot karena dikejar terus sama cowoknya. Terakhir dia loncat keluar selama 4 jam saya ninggalin meja, begitu saya kembalikan ke air… dia masih hidup! Tapi sepertinya kritis.

Khutbah Jum’at

Sudah dua kali khutbah jum’at membahas politik. Tapi lebih mantap jum’at kemarin dengan khotib seorang alumni pondok gontor.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.