Era Tinggal di Sukabumi (1989 - 2012)

Kisah Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) pramuka, Inspirasi dari Tulisan Alif


Membaca tulisan Alif, akhirnya ana sedikit terinspirasi untuk berbagi bagaimana dulu mengikuti Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) pramuka, waktu aliyah.

istilah-pramuka-dan-kepramukaan

Seperti hari ini ini, saat yang paling ana sukai adalah ketika hujan telah reda dan bumi tempat kita berpijak berubah menjadi lembab : tidak begitu kering dan tidak becek, tidak cerah namun tidak gelap, hanya mendung dan sedikit lembab, sejuk dan wangi hujan semerbak dari rerumputan yang terus bertasbih mengagungkan Asma-Nya, Subhanallah.

Dari sejak madrasah Tsanawiyah (sekolah Islam setingkat SMP-Red) ana memang suka kegiatan macam Pramuka dan PASKIBRA, sebenarnya tidak ada alasan yang begitu idealis : ana ikut karena ana suka. Rame-rame, banyak teman dan menurut ana seragam Pramuka itu gagah dan petugas pengibar bendera juga gagah. Just it :’0… ana nyesel, kenapa saat itu ana lupa untuk beneath mengikuti organisasi ini karena Allah? Padahal, Rasulullah SAW memerintahkan ummatnya agar berlatih renang dan perang, salah satu materinya ada dalam Pramuka dan PASKIBRA, kedua kegiatan ini insya Allah memupuk kesehatan jasmani kita, kepribadian yang mandiri, keberanian serta kepedulian dalam kegiatan berkelompok atau dalam islam : Halaqah a.k.a lingkaran.

Waktu Aliyah, ana mengikuti PTA di kawasan Goalpara. Sebuah kawasan di utara kota Sukabumi, dimana terdapat perkebunan teh dan palawija yang sangat luas dibawah naungan PTPN (BUMN milik negara yang mengelola perkebunan), tempat ini masih berada di kawasan kaki gunung gede dengan kesejukan khas dataran tinggi menjadi cirinya.

Guru pembimbing Pramuka ana adalah Ibu Imel, nama lengkapnya Melly Goeslaw…

Kenapa? Heran? Hehe,,, ana becanda (maaf ya ibu Imel^^V) ana ga tahu nama lengkapnya, yang ana tahu beliau mengajar kimia, ana sempat mengikuti pelajarannya waktu kelas X (emang siapa yang nanya ya? Geje banget… hahaha)

Guru pembimbing kedua adalah Pak Suhendi, biasa kami panggil Pak Suhendi, karena nama lengkapnya adalah Pak Suhendi, Jadi karena itulah kami memanggilnya Pak Suhendi (hahahaha…. 1-0, inilah enaknya nulis : bisa ngerjain pembaca! Hehehe)

Pak Suhendi adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia dan wali kelas ana waktu kelas XII.

Seingat ana, jumlah peserta saat itu mencapai 49 orang (sengaja di bikin ganjil biar terlihat akurat, hehe) termasuk peserta dari Tsanawiyah, adik kelas ana. Acara PTA yang ana maksud terjadi pada tahun 2004, sekitar 8 tahun yang lalu (hikz… waktu terasa semakin berlalu, tinggalkan cerita tentang kita, akan tiada lagi kini tawamu…. Stop! Stop! Mau cerita apa mau ngamen si?)

Ambalan di sekolah ana : Madrasan Aliyah Sunanul Huda adalah Ambalan Sunan Gunung Djati dengan nama pangkalan Sunanul Huda (pangkalan Pramuka ya, bukan Pangkalan minyak tanah!)

Ini adalah penggalan kejadian yang ana ingat :

  • Ana mesti ngabisin permen kaki (permen lolipop berbentuk kaki, biasanya rasa mangga dengan merk hot hot pot #emangadapermenmerknyahothotpot) yang terus dioper-oper dari satu anggota ke anggota yang lain, diawali dengan kakak pembina lalu ke ana dan teman-teman. Ueeekz… Jijik pisan euy! Ana gak tahu fungsinya apa, padahal lebih jelas kalau permen kaki itu di belah-belah dulu lalu kita bagikan dari pada di oper-oper gitu dari mulut ke mulut. Lebih berkah lagi kalau kita baca Bismillah dulu bareng-bareng yah?
  • Ana disuruh ngegodain kakak pembina, ikh… kecentilan banget si? Sok asik! Mending ana disuruh dakwah biar kakak pembina senantiasa menyayangi yang lebih muda sehingga kita akan lebih menghormati yang lebih tua sekalian mengingatkan kakak pembina agar menjaga auratnya dan menjaga interaksi antara muslim yang berbeda muhrim…
  • .. teman ana lari terbirit-birit waktu melewati kebun terong… dia Phobia terong! Haha… Takut ko sama terong? Takut mah sama Allah,, hehehe (Iyong sudah menikah sama Ipeng… Udah punya baby yang imuut, baby nya phobia terong juga ga ya? Hehe Mudah-mudahan jadi keluarga SAMARA ya, dan baby nya jadi generasi penerus Islam yang Sholih, Aamin )
  • Push up, Sit Up hampir di setiap pos… gak Apa-apa lah… melatih fisik
  • Menghafal lagu-lagu karangan kakak pembina : Tempe gorengan oncom, Seredum, Tul Jaenak… de-el el bagus si, melatih kemampuan kognitif, daya hafal dan kepercayaan diri, apalagi kalau disuruh nyanyinya kenceng di depan warung sampai bayi orang nangis dan diusir tukang warung… tapi ganti atuh pakai sholawat gitu atau bacaan wudhlu’ … yah? Setuju?
  • Ngumpet di pos ronda sambil nonton bola sama warga… hahaha

Akhirnya… kami sampai di perkebunan teh, acara di tutup dengan pembagian pakaian bekas dan mie instan kepada warga yang membutuhkan.

Seperti waktu berangkat… kami pulang dengan menaiki truk terbuka, saat itu tak terbayangkan olehku bahwa 8 tahun kemudian aku sedang menulis cerita hari itu dengan memakan kaus bergambar ayam di tengah malam… dengan ditemani suara katak yang tiada henti bertasbih.

Yang pasti, baik saat itu maupun malam ini… Allah masih selalu menyaksikanku, mendengarkan do’aku dan inilah do’aku :

“Ya Allah, berilah inayah-Mu untuk memajukan pendidikan di negeri kami ini, pendidikan yang sesuai dengan Al-Qur’an-Mu dan Sunnah Rasul-Mu. Jauhkan kami dari pendidikan yang tidak bermanfa’at maupun pendidikan yang justru menghancurkan kami dengan propaganda yang menjerumuskan kami pada kecintaan yang berlebihan pada dunia dan selain Dzat-Mu.

Ya Goffar, ampuni kami dan guru-guru kami, jadikan kami diantara ummat-ummat yang berbaris dalam menegakkan Kalimah-Mu”

Aamin

Muhammad Syafa’ah

Selabintana, 6 Januari 2012

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.