Surat untuk Masa Depan

What’s Next? Kontemplasi Selepas Umroh


Saya Hari ini Berangkat Umroh memang sebuah pencapaian besar, pantas membuat saya kebingungan, apalagi saat merasakan sendiri bahwa semua belum mencapai hasil yang selama ini diidam-idamkan, saat kamu tetap dibiarkan untuk mencari ilmu, hidup dalam perjuangan, hidup menjadi manusia biasa, lalu apa? Tulisan : https://catatanbapak.wordpress.com/2017/11/23/sebuah-rencana-hidup-27-tahun-kedepan/ ini sudah saya tulis lebih dari setahun yang lalu, mobil belum… Continue reading What’s Next? Kontemplasi Selepas Umroh

Iklan
Surat untuk Masa Depan

Do’a Apap Untuk Najmi, Jabir & Jarir


Anakku, marilah sini, dekap bapak nak, bapak tak selamanya ada disampingmu, bapak tahu bahwa apap tidak sempurna, tidak bisa memberimu segalanya, tidak bisa mengawasimu terus, tidak bisa mengajakmu main terus, tidak bisa memberikan semua yang kamu inginkan, tapi apap mencintaimu nak, apap selalu berharap kalian menjadi anak yang baik. Anakku, dengarkan kata-kata ini. Bapak semakin… Continue reading Do’a Apap Untuk Najmi, Jabir & Jarir

Surat untuk Masa Depan

Rahasia Hidup Saya : Rencana 27 Tahun Kedepan


Saat kacau datang lagi, maka hal terburuk yang bisa terjadi adalah : Gak bisa mikir. Badan terjaga, tapi otak gak mau mikir. Yah. Sebuah kehancuran pun finally datang. Bukan tidak mau berfikir sama sekali, hanya tak mau berlogika dan matematika. Semalam, saya nonton film Imitation Game, Tentang Alan Turning, penemu komputer di era 1951 tapi… Continue reading Rahasia Hidup Saya : Rencana 27 Tahun Kedepan

Surat untuk Masa Depan

Surat untuk Najmi di Usianya yang Ke-3 Tahun


Najmi. 3 Tahun besok. Kamu semakin besar nak, dan masih banyak peer bapak sebagai ayah kepadamu. Kamu bertambah adik pula, entahlah, Allah menitipkan dua adik sekaligus ini sebagai wujud kepercayaan-Nya kepada bapak karena telah mendidikmu selama ini sebagai anak pertama, atau justru agar bapak semakin terus memperbaiki diri. Semuanya serba ambigu. Entah mana yang benar,… Continue reading Surat untuk Najmi di Usianya yang Ke-3 Tahun

Surat untuk Masa Depan

Untukku di 29 Tahun


Setiap perusahaan selalu memiliki tantangan yang berbeda di setiap 5 tahunnya, bahkan tiap tahunnya, tapi saya? Saya masih berhadapan dengan masalah yang terus terulang dari 15 tahun yang lalu. Keadaan ini membuat saya terancam untuk terus tertahan pada dosa ini seumur hidup, Saya tentu ingin menyalahkan lingkungan saya, menyalahkan Allah kalau bisa, orang tua, tapi… Continue reading Untukku di 29 Tahun

Surat untuk Masa Depan

Surat untuk saya di Usia 28 Tahun


  Dear Anwar Assalamu'alaikum Susah untuk menemukan moment-moment yang enak buat baca dan meresapi setiap kata, harus nunggu moment-moment tertentu, kaya mau pipis kadang, harus kebelet dulu, baru deh enak pipis nya. Kaya pengen kentut, mesti masuk angin dulu, mesti minum koka kola dulu. Padahal pengennya baca banyak-banyak, sama seperti penegn nulis banyak-banyak, jajan banyak-banyak,… Continue reading Surat untuk saya di Usia 28 Tahun

Surat untuk Masa Depan

Surat untuk Najmi di Usia 6 Tahun Part 2


Appap usia 6 tahun? 1 part yang appap ingat, diantar nenek waktu masuk SD Negeri Selabintana 3, memilih SDN 3 karena posisinya di bagian atas dan seragam olahraga nya merah putih. ___ Appap jadi ingat kenapa appap selalu milih posisi di atas, Rumah kita di batam pun posisinya di bagian atas daripada rumah-rumah yang lain. Posisi… Continue reading Surat untuk Najmi di Usia 6 Tahun Part 2